Fungsi MATCH dan INDEX adalah dua fungsi Excel yang sangat berguna ketika kita ingin ingin mencari data dalam tabel atau rentang tertentu. Dengan mengombinasikan kedua fungsi ini, Anda bisa melakukan pencarian data yang lebih fleksibel dan dinamis dibandingkan menggunakan fungsi VLOOKUP.
Apa itu Fungsi MATCH?
Fungsi MATCH digunakan untuk mencari posisi relatif atau nomor urut dari suatu item dalam rentang tertentu.
Sintaksnya adalah sebagai berikut :
=MATCH(lookup_value, lookup_array, [match_type])
- lookup_value: Nilai yang ingin dicari.
- lookup_array: Rentang yang ingin dicari.
- match_type: Jenis pencocokan (1 untuk pencocokan kurang dari, 0 untuk pencocokan tepat, dan -1 untuk pencocokan lebih besar dari).
Misalkan, kita memiliki tabel transaksi disebelah kiri, dan tabel produk di kanan.
Kita ingin mendapatkan nama produk dari setiap transaksi di kiri, dengan mengambil nama produk dari tabel sumber di kanan.
Pertama, kita menggunakan fungsi match untuk mendapatkan nomor urut setiap produk di tabel sumber.
Kita masukan rumus match seperti berikut :
- Masukkan cell C4 untuk lookup_value.
- Untuk lookup_array masukkan rentang I4:I9 dari tabel sumber.
- Kemudian masukkan 0 atau exact match untuk match_type.
- Kunci lookup_array dengan menekan tombol F4.
- Sehingga dengan hasil ini dapat diketahui bahwa kode produk yang terdapat di cell C4 terdapat di urutan ke-2 dalam tabel sumber.
- Selanjutnya double click di kanan bawah pada cell E4 untuk mengcopy hasil berdasarkan rumus fungsi Match.

Berikutnya, kita akan menggunakan fungsi Index untuk mendapatkan nama produk, berdasarkan nomor urut tersebut.
Apa itu Fungsi INDEX?
Fungsi INDEX digunakan untuk mengambil nilai dari tabel atau rentang tertentu berdasarkan baris dan kolom yang ditentukan.
Sintak rumus Index adalah sebagai berikut:
=INDEX(array, row_num, [column_num])
- array: rentang atau tabel dari mana nilai akan diambil
- row_num: nomor baris dalam array
- column_num: (opsional) nomor kolom dalam array.
Untuk mendapatkan Product Name dari tabel sumber, rumus yang dipakai adalah sebagai berikut:
- Untuk array masukkan rentang dari tabel sumber yakni I4:K9.
- Untuk row_num dapat diambil dari nomor urut yang sudah didapatkan melalui fungsi Match.
- Untuk column_num kita ambil urutan kolom Product Name yang berada di kolom ke-2 tabel sumber.
- Kunci terlebih dahulu rentang array dengan menekan tombol F4, lalu kemudian copy rumus Index ke bawah.
Menggabungkan Fungsi Match dan Index
- Copy sintaks fungsi Match terlebih dahulu.
- Gantikan E4 yang berada di kolom Index dengan sintaks fungsi Match yang telah dicopy sebelumnya.
- Copy rumus index dan match yang telah digabungkan tersebut.
- Dengan digabungkankannya fungsi Match dan Index tersebut, maka kolom Match sudah tidak diperlukan sehingga dapat di delete.
Demikianlah training excel cara mengkombinasikan fungsi MATCH INDEX di Excel untuk mencari data dari 2 tabel. Fungsi ini bisa memberikan fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan VLOOKUP dan HLOOKUP, terutama dalam kasus di mana kolom pencarian bukan pada kolom pertama.
Jika ada kasus yang ingin di bahas, silahkan masukan di kolom komentar.
Bagi Anda yang ingin mencoba sendiri, silahkan download File Latihan Match Index.
Sampai jumpa di training excel selanjutnya, Chaw.




















