Fungsi IF di Excel adalah salah satu fungsi logika yang paling berguna dan sering digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Fungsi IF memungkinkan Anda untuk melakukan tindakan berbeda berdasarkan apakah suatu kondisi terpenuhi atau tidak.
Fungsi IF mempunyai variasi, yaitu fungsi IFS. Kedua fungsi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan evaluasi kondisi dan menghasilkan hasil yang sesuai berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Meskipun keduanya memiliki tujuan serupa, namun terdapat perbedaan dalam cara kerjanya. Training excel kali ini akan membahas perbedaan antara fungsi IF dan IFS di Excel, serta memberikan panduan praktis tentang bagaimana menggunakan salah satu dari fungsi ini untuk memaksimalkan efisiensi kerja Anda.
Untuk dapat memahami cara menggunakan fungsi IF dan IFS di Excel, kita akan membahas tentang konsep logika TRUE dan FALSE.
Jika kita tulis rumus berikut:
= 5< 3
maka hasilnya adalah FALSE (karena 5 lebih besar dari 3).
Kemudian, jika kita tulis rumus:
= 5>3
Maka hasilnya adalah TRUE
Fungsi IF memiliki sintak sebagai berikut:
=IF(logical_test, value_if_true, value_if_false)
Jika kita terapkan pada fungsi IF, maka contohnya seperti berikut:
=IF(TRUE,”Benar”,”Salah”) akan menampilkan Benar
=IF(FALSE,”Benar”,”Salah”) akan menampilkan Salah
=IF(5>3,”Benar”,”Salah”) akan menampilkan Benar
=IF(5<3,”Benar”,”Salah”) akan menampilkan Salah
Variasi dari fungsi IF yaitu IFS mempunyai sintak sebagai berikut:
=IFS(logical_test1, value_if_true1, [logical_test2, value_if_true2], …, [logical_test_n, value_if_true_n])
Contoh Kasus dengan Fungsi IF dan IFS
Pada contoh kasus training excel berikut ini, kita akan menggunakan kedua fungsi tersebut secara bersarang (nested) untuk menentukan grading dari sebuah nilai. Misalnya kita masukan nilai 65 pada B13.
Maka rumus yang dibuat adalah:
=IF(B13<=B7,C7,if(B13<=B8,C8,if(B13<=B9,C9,if(B13<=B10,C10,C11))))
Sedangkan rumus yang dibuat dengan fungsi IFS adalah sebagai berikut:
=IFS(B13<=B7,C7,B13<=B8,C8,B13<=B9,C9,B13<=B10,C10,B13<=B11,C11)
Dari perbandingan tersebut, untuk membuat sebuah fungsi bersarang, maka fungsi IFS terasa lebih sederhana, meskipun secara logika dan hasilnya sama.
Dalam memilih antara fungsi IF dan IFS di Excel, penting untuk mempertimbangkan kompleksitas logika yang Anda hadapi dan kebutuhan spesifik dari analisis data Anda. Dengan memahami perbedaan dan kelebihan masing-masing, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas tentang alat mana yang paling sesuai dengan kebutuhan analisis Anda. Dengan terus berlatih training excel dengan menggunakan teknik ini, dapat meningkatkan efisiensi kerja Anda serta memastikan bahwa data Anda dapat dianalisis dengan lebih jelas dan akurat.
Jika perlu file latihan untuk training excel ini, silahkan download IF vs IFS di Excel.
Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat, chaw.
















